Archive for belajar

Kakak mana yang akan rela!

Sabtu kemarin akhirnya saya memutuskan untuk pulang kampung kerumah orang tua di jakarta. Ini adalah awal tahun ke-6 dikampus. Mungkin bisa dikatakan sudah terlalu lama saya dikampus, sehingga saya sudah meniatkan untuk tidak memberatkan orangtua lagi masalah biaya kuliah. Niatnya sih sudah ada, tapi jalannya ternyata belum ada. Kerjaan yang baru kurang lebih sebulan ini saya jalani belum cukup menjanjikan untuk jadi sandaran pembayaran uang kuliah. Lagipula, saya sendiri merencanakan gaji pertama akan saya gunakan untuk mencicil rumah kontrakan. Apapun yang terjadi beberapa bulan ini, inilah persiapan yang saya coba lakukan.

Seperti apapun hidup yang kita jalani, pada hakikatnya itu hanyalah rangkaian rencana Allah yang terjadi pada diri kita. Kita sama sekali tidak memiliki kekuatan apapun dalam menentukan akan seperti apa nasib kita dimasa depan. Begitu juga hari itu, sabtu lalu, selepas SPN aku berencana untuk langsung ke stasiun. Pagi harinya aku sudah titip-titip ke Zamzam dan Ninda agar rapat GPH bisa berjalan. Namun ternyata ada yang merubah rencanaku ketika kelas SPN berjalan. Sebuah jarkom masuk, dengan gaya perintah yang nggak mungkin aku tolak, aku memutuskan mengundur keberangkatanku hingga sore tiba. Akhirnya, aku tidak memiliki alasan apapun untuk tidak datang ke rapat GPH. Segera setelah kelas SPN selesai aku segera menuju Skanda.

Aku bersyukur juga tidak jadi segera ke stasiun. Saat itu hanya ada Ninda dan Zamzam saja, yang berarti rapat tidak akan mulai jika tidak ada orang ketiga. Alhamdulillah, rapat pun berjalan dengan lancar dan cukup singkat, dengan tiga poin saja yang dibahas. Beberapa saat menjelang selesai, Syifa datang menambahkan beberapa poin laporan. Rapat pun ditutup dan kami segera bubar masing-masing. Kebetulan sekali adzan berkumandang beberapa saat kemudian.

Aku mulai bimbang saat itu, jarkom dengan kode “Q” berarti apapun kondisi dan alasannya, tidak ada alasan untuk tidak datang. Tapi disisi lain aku juga merasa bahwa sangat urgent untuk segera pulang ke jakarta. Kereta berikutnya berangkat pukul 12.45 yang selanjutnya adalah jadwal pemberangkatan kereta terakhir yang berangkat 16.45. Kalaupun aku memaksakan datang sore itu, praktis hanya ada 30 menit efektif aku ditempat pertemuan itu sebelum akhirnya harus berangkat ke stasiun mengejar kereta jam 5 itu. Jelas hal ini sama sekali tidak efisien. Makanya kemudian tanpa pikir panjang aku segera berangkat ke stasiun selesai shalat dzuhur. Argh… ternyata aku hampir tertinggal kereta. Kereta itu berangkat hanya sekitar 3 menit setelah aku tiba di stasiun.

Ada hikmah yang kudapat dengan berangkat ba’da zuhur. Aku jadi ada waktu cukup panjang untuk berkeliaran di Jakarta sambil jalan-jalan iseng dengan busway. Aku menyengajakan turun di Gambir, kemudian langsung beli tiket dan naik ke atas busway meskipun sebenarnya sama sekali nggak tau jalan. Aku baru bertanya ketika didalam shelter. Tujuan yang kucari adalah kampung rambutan, rute reguler yang kulewati jika ingin pulang ke depok. Ternyata untuk ke kampung Rambutan rute buswaynya adalah Gambir-Harmoni-Senen, Senen-Kp. Melayu, Kp. Melayu-Kp. Rambutan. Semuanya dengan satu tiket saja… Rp 3500. So, murah meriah juga kan (Maklum jarang di Jakarta… jadi yah… katro dikit gak papa lah).

Akupun sampai dirumah sekitar jam 9 malam. Seperti biasa, teman ngobrolku hanya ibu saja. Ayah sudah tidur, adik-adik sesekali ada pula yang ikut nimbrung. Nggak kerasa, adikku yang ketiga sudah masuk SMA. Ibuku curhat tentang tingginya biaya masuk sekolah saat ini. Beliau membandingkannya dengan kuliah di ITB. Katanya, seandainya bisa loncat langsung kuliah, maka lebih baik adikku langsung kuliah saja daripada harus membayar biaya masuk yang begitu mahal itu. Ya… aku cuma bisa tersenyum miris.

Oh iya… sudah sampai sepanjang ini, tiba-tiba aku ingat bahwa yang ingin aku ceritakan sesuai judul ini sebenarnya tentang adikku. Nggak kerasa adik-adikku sudah pada besar. Adik yang pertama sudah mulai nanya-nanya, kapan si Masnya kawin. Yang kedua, sudah akan masuk tingkat akhir, padahal kuliah kakak sulungnya belum juga berakhir (hiks). Yang ketiga sudah SMU, rambutnya sudah semakin acak adut mengikuti mode di TV. Yang terkecil sudah kelas dua MTs.

Memikirkan mereka mengingatkanku pada mimpi yang kupasang tinggi-tinggi tentang dakwah keluarga. Entah kapan kesempatan itu datang, aku cuma bisa berharap bahwa pada saat itu, apapun yang terjadi, aku dalam kondisi siap dan berpersiapan. Materi-materi yang kudapat di Sekolah Pra Nikah sedikit banyak mengajak aku berpikir dengan cara yang lebih kompleks tentang tema tersebut. Apalagi materi terakhir kemarin, ada satu hadits yang dikutip oleh Ust. Hervi Firdaus, redaksional dan riwayat pastinya mungkin lupa kucatat, tapi isinya kurang-lebih: “Jika sepasang Suami-Istri menikah melalui proses yang tidak diridhoi Allah (diharamkan Allah), maka murka Allah akan menyertai sepanjang usia pernikahan mereka didunia.”. Mendengarnya saja aku merinding, dalam hati aku sempat berkata “Ya Allah, selama ini memang mungkin caraku yang masih belum kau ridhoi.“. Akupun segera bersyukur bahwa saat aku tidak diberikan proses yang mulus-mulus saja. Mungkin Allah memberikan proses yang berliku agar aku dapat belajar menjadi calon suami yang lebih baik.

Aku kemudian sempat berpikir, jika dengan proses ta’aruf yang terhitung syar’i saja masih dimungkinkan adanya cara-cara yang tidak syar’i. Bagaimana dengan mereka yang masih menggunakan pacaran sebagai cara mengenal pasangannya sebelum nikah? Pertanyaaan ini segera mengingatkanku pada adikku yang pertama dan kedua. Adik pertamaku sekarang telah bekerja. Ia berpacaran sejak 4 tahun lalu dan itu mengganggu pikiranku tiap kali kembali ke rumah. Ia berada di pesantren Husnul Khotimah jauh lebih lama dariku. Seharusnya saat ini proses tarbiyahnya jauh lebih matang dibanding aku sebagai kakaknya, jika saja ia menjalankan halaqahnya seperti dulu. Adikku yang keduapun sama, ia mulai halaqah sejak SMA. Kabar terakhir dari ibuku, ia kini justru pacaran. Halaqahnya putus di kampusnya, UIN Syarif Hidayatullah.

Aku hampir tidak habis pikir, apa sih sebenarnya yang salah dengan kampus itu. Mengapa ada saja cerita tentang rekan ikhwah yang lepas seketika dari tarbiyahnya begitu terjun di kampus itu? Mengapa hal-hal semacam ini justru akhirnya kurasakan sendiri didalam keluargaku? Sejenak saja pertanyaan itu seakan mengajak akalku untuk mempersalahkan keberadaan kampus itu. Dulu, nyaris saja aku tidak diizinkan kuliah ditempat lain. Karena UIN lebih dekat dengan rumah, ibuku memintaku untuk masuk ke UIN saja. Untungnya hasil SPMB memihak padaku. Akupun bisa melayang terbang sampai ke kampus Ganesha ini. Aku tidak bisa membayangkan jika sampai tiga anak ibuku yang sudah kuliah harus lepas semua proses tarbiyahnya. Meskipun aku bersyukur bisa menemukan kembali Edensorku disini, tapi tetap… keinginan untuk membawa kembali adik-adik dan seluruh keluargaku pada indahnya tarbiyah masih menjadi mimpi yang tidak tergantikan sampai kapanpun… dan itulah alasanku untuk segera menikah!

Pagi harinya setelah sarapan ada hal yang membuat hatiku tiba-tiba hancur berkeping-keping (hm… terlalu melankolis kayaknya… diganti remuk dan retak-retak deh…). Aku bermaksud mengambil beberapa file lagu dari komputer adikku untuk mengisi komputerku. Iseng-iseng kubuka folder foto. Kubuka pula folder foto pribadi milik adik keduaku dan… sebilah belati besar merobek dada ini lebar… adikku berpose berdua dalam fotobox! Ia memang masih dengan jilbab lebarnya tapi… naudzubillah mindzalik! Ia berpelukan dengan seorang mahasiswa yang kukenal sebagai seniornya sejurusan! Ya Allah… kemana perginya materi tarbiyah yang dulu pernah ia dapatkan dalam pertemuan pekanan?

Alamak… mana ada seorang ikhwan yang rela melihat adiknya dalam keadaan seperti itu. Laki-laki muslim mana yang rela jika melihat bahwa kehormatan adik kecilnya ada diujung tanduk seperti itu? Seorang berakhlak sebejat apapun… selama masih memiliki akal sehat… nuraninya akan menolak jika adiknya diperlakukan seperti itu! Aku segera teringat hadits nabi tentang seseorang yang datang kepada beliau dan meminta izin berzina. Apa jawaban Nabi? Beliau segera berbalik menanyakan pada pria itu, apakah ia rela jika ibu atau saudara perempuannya diperlakukan seperti ia memperlakukan wanita yang dizinainya, yang tentu saja dijawab dengan penolakan dan ketidakrelaan dari pria tersebut. Itulah yang saya rasakan sekarang, hati saya sama tidak relanya dengan apa yang dirasakan si pria pada zaman rasulullah tadi.

Yang membuat belati itu semakin menusuk lebih dalam adalah, saya tidak mampu berbuat apa-apa. Marah dan membentak-bentak adik saya atau melaporkannya pada ibu-ayah saya tidak akan membuat ia serta merta sadar. Bisa jadi yang terjadi ia akan semakin menjauh atau malah semakin memberontak. Lagipula pagi itu juga, pas kebetulan ia baru saja berangkat KKN selama sebulan, sehingga tidak ada kesempatan saya untuk bertemu dengannya pada kesempatan mudik kali ini. Pasrah… pikiran saya kembali pada rencana-rencana masa depan kembali. Ingin rasanya memberikan kakak ipar bagi adik saya tersebut yang bisa membimbingnya menjadi muslimah yang lebih baik. Ingin rasanya mencarikan sosok seorang kakak yang bisa mengayomi dirinya, tidak seperti saya yang nyeleneh dan temperamen seperti ini. Pelan tapi pasti… mata ini tiba-tiba basah walau sekuat tenaga saya tahan agar tidak menangis. Pasrah… harapan itu kembali terucap dalam sunyi… dari hati yang sudah robek-robek dalam kekecewaan.

“Ya Allah… berikan aku istri seorang Murabbiyah yang baik… bagi anak-anakku kelak… bagi adik-adikku… bagi keluarga ini… dan mampukan aku menjadi Murabbi yang senantiasa terus belajar menjadi lebih baik… yang dapat menjadi tumpuan dirinya hingga akhirat kelak… Amin!”

If you see my blog content is valuable, please consider to treat me

Comments off

Arti Sebuah Kepercayaan dalam Kerja

Belajar mencari sumber penghidupan memang memberikan banyak hikmah bagi kita. Terutama hikmah tentang betapa berharganya setiap tetes keringat kita untuk mencari sesuap nasi (plus segenggam berlian). Kita juga bisa belajar bahwa dari sejumlah penghasilan tersebut ada hak orang lain yang butuh untuk kita tunaikan, baik dalam bentuk infaq, shadaqah ataupun zakat, jika sekiranya penghasilan tersebut telah mencapai nishabnya. Belajar mencari maisyahpun mengajarkan kita tentang arti pentingnya manajemen keuangan dan efisiensi anggaran agar apa yang kita belanjakan bisa sesuai dengan apa yang kita dapatkan dari usaha tersebut.

Artikel ini bukan tentang hikmah-hikmah diatas, tapi mengenai salah satu hikmah lain yang sekarang sedang saya pelajari saat ini, yaitu tentang seberapa mahalnya kepercayaan dan arti dari loyalitas dalam bekerja. Ya, sungguh hanya karena pertolongan Allah lah aku bisa memperoleh pekerjaan freelance yang cukup fleksibel untuk dijalankan bersama kusutnya TA yang baru kembali dijalankan setelah sekian lama vakum (kayak ngeband aja ya… pake acara vakum). Pekerjaan itu alhamdulillah masih berkaitan dengan ‘profesi’ sekunder saya… sebagai seorang blogger yang hobby ngutak-atik wordpress hosting. Seorang bu Dani, seorang alumni desain Interior ITB menawarkan pekerjaan freelance pada temanku kamil yang selanjutnya mengabarkannya kepadaku. Singkat cerita bu Dani cukup sreg denganku dan akhirnya memberikan pekerjaan itu. Kebetulan karena skill dan hobi yang kumiliki tidak jauh-jauh dari dunia desain dan web development, akhirnya aku diberikan pekerjaan yang berkaitan dengan skill tersebut. Tugas pertamaku adalah merancang logo perusahaan dan membuat toko online untuk perusahaan yang baru kumasuki ini.

Well, untuk task pertama tidak ada masalah… karena sebenarnya bukan sekali dua kali saya membuat logo perusahaan/instansi. Setidaknya salah satu logo buatanku secara sukses dan meyakinkan telah digunakan oleh PT. Nusantarindo Agro Energi (Sinergi) perusahaan milik Dwi, sahabatku. Untuk tugas kedua, meskipun aku tidak terlalu asing dengan bidang ini, tugas ini cukup menjadi tantangan tersendiri bagiku. Aku mendapat tugas untuk membuat website dengan budget sekecil mungkin, dengan tampilan seelegan mungkin. Ini berarti aku tidak saja harus mensiasati anggaran untuk akses internet dan mencari hosting serta  domain yang murah tapi kualitas lumayan bagus. Untungnya beberapa saat sebelumnya aku kebetulan ada job sejenis, yaitu menangani website pribadi si Dwi juga mensetup situs untuk Blogger Keadilan Sejahtera (Masih on progress nih). Pilihanku pun segera jatuh pada Dijaminmurah, yang sepengetahuanku saat ini adalah yang memberikan penawaran paling murah diantara perusahaan hosting yang lain. Performance servernya pun cukup baik dan hingga saat ini belum menunjukkan ada masalah.

Hal yang pertama kulakukan adalah membuat konsep sistem dan desain layoutnya, plus tentunya rencana anggarannya. Setelah hitung menghitung, akhirnya jadilah konsep website dengan anggaran yang menurutku super irit itu. Kubilang super irit karena alokasi dana untuk akses internet sudah kupangkas sekecil mungkin karena menggunakan jaringan internet kampus. Tetapi ternyata gak semudah itu untuk meyakinkan bahwa anggaran itu sudah seirit-iritnya yang aku bisa buat. Konsep berwujud semi proposal itupun akhirnya harus dibahas ulang. Untungnya untuk logo perusahaan ternyata beliau cukup appreciate dengan rancangan logo buatanku. Hanya sedikit modifikasi kecil saja dan logoku akan segera digunakan untuk dua badan usaha sekaligus! Untuk CV dan PT yang beliau kelola saat ini.

Bisa jadi sebenarnya inti masalahnya adalah bosku itu belum bisa memberikan kepercayaan penuh berhubung aku sendiri masih baru bergabung. Meskipun dari awal aku sudah meniatkan diri untuk belajar menjadi karyawan (cieh… karyawan) yang baik dan loyal, namun ternyata tidak semudah itu kepercayaan dari bosku datang. Itulah sebenarnya tantangan utama yang harus kuhadapi saat ini. Disatu sisi aku harus berpikir untuk menurunkan budget yang sebenarnya sudah cukup kecil itu dan disisi lain juga harus meyakinkan ke beliau bahwa inilah skema anggaran yang paling ekonomis yang bisa kuberikan.

Hikmah yang bisa kuambil adalah, dalam dunia usaha ~sebenarnya berlaku baik bagi entrepreneur maupun karyawan~ harga sebuah kepercayaan jauh lebih bernilai ketimbang tumpukan modal material, skill yang mumpuni ataupun berbagai fasilitas dan infrastruktur yang telah dimiliki. Kesemuanya tidak ada artinya jika tanpa dibarengi adanya sebuah kepercayaan dari mitra kerja kita. Ini merupakan konsekuensi logis karena kita bekerja tidak hanya dengan mesin, namun juga berinteraksi dan berkomunikasi sebagai bagian dari tim kerja, apalagi ini dalam konteks hubungan karyawan-bos. Dalam hal ini, bagiku pribadi ini artinya aku harus lebih menunjukkan kesungguhan dan loyalitas sebagai bagian dari tim ini. Akupun yakin ini nantinya akan ada manfaat dan hikmahnya untuk kugunakan di GPH. Untuk sekarang, sekian dulu deh… udah maghrib.

Rabbanaa dzalamnaa anfusanaa wa in lam taghfirlanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khosiriin…

Bagaimanapun terbatasnya ya Allah… inilah usaha hamba…

In kunta tardhaa… laththif qalbaha yaa muqallibal quluub…

If you see my blog content is valuable, please consider to treat me

Comments off

Jangan Pelit, Ayo Ngeblog!

Hari-hari ini aku sebenarnya ada dalam kondisi ‘futur nulis’. Tiba-tiba semangat untuk menuliskan berbagai hal seperti hilang. Bahkan meskipun konsep yang ingin dituliskan sebenarnya berlintasan silih berganti, namun hasrat untuk menuangkannya tidak ada. Bahkan beberapa kali ini aku batal untuk posting meskipun sudah ada didepan halaman editor posting dan judul telah kutentukan. Seakan-akan aku baru belajar menulis seperti saat baru memiliki blog, empat tahun lalu.

Bicara soal menulis, ditulisan ini aku coba memaksakan diri untuk tetap mencurahkan hingga sementok-mentoknya kreativitasku. Kuharap cara ini bisa memecah kebuntuan otakku dalam menulis akhir-akhir ini. Kebetulan beberapa hari lalu sebenarnya sudah ada tema yang ingin kuangkat seputar alasanku mengapa meniatkan diri untuk seaktif-aktifnya ngeblog. Dalam tulisan ini sebenarnya aku ingin mengatakan bahwa untuk menjadi bangsa atau kaum yang kuat, bangsa atau kaum tersebut harus memiliki budaya mencurahkan gagasan dan kreasinya dalam berbagai bentuk, salah satu bentuknya tentunya adalah bentuk tulisan.

Dalam tinjauan sebagai manusia berakal dan berpendidikan, menulis merupakan salah satu tahapan vital inputisasi informasi dalam proses belajar. Dengan menulis kita mereevaluasi informasi yang masuk indra kita dan terekam dalam memori kita untuk kemudian memvisualisasikannya kembali. Bentuk visual tersebut tidak berarti jika hanya dapat dicerna oleh diri kita saja, karena informasi yang kita peroleh tersebut baru punya dampak luas dapat dipahami juga oleh orang lain yang membacanya. Tulisan tidak hanya menjadi media kita menerima input tetapi juga alat bagi kita untuk meneruskan informasi tersebut kepada orang lain.

Sebagaimana kita belajar bersusah payah dalam memahami simbol-simbol yang asing sehingga memiliki rangkaian arti dan makna semasa kita kecil dulu, apa yang kita tuliskan juga harus dapat menjadi informasi baru yang bisa diserap oleh orang lain. Itu merupakan suatu bentuk konsekuensi imbal balik dalam proses belajar yang kita alami. Apa yang kita terima seharusnya sama atau tidak terlalu jauh berbeda jumlahnya dari apa yang kita berikan. Hal ini berjalan seperti sebuah reaksi berantai dalam masyarakat yang membuatnya berkembang dan semakin maju. Jika proses transfer informasi atau ilmu pengetahuan ini mandeg karena individu dalam masyarakat tersebut tidak ingin menuliskannya atau mungkin secara egois ingin tulisan tersebut hanya dapat dipahami oleh kita pribadi saja, maka hal tersebut akan menjadi awal dari kemunduran masyarakat.

Mungkin mengenai eksklusivitas isi tulisan yang kupaparkan barusan masih sangat debatable. Adakalanya tulisan yang kita tulis memang hanya sekedar bentuk pencurahan isi hati dan emosi semata, dan bukan dimaksudkan sebagai sumber informasi bagi orang lain. Adakalanya pula informasi yang kita tuliskan untuk alasan tertentu hanya bisa diakses oleh segelintir orang saja sehingga dibuat untuk tidak secara mudah dapat dicerna semua orang, misalnya karena berpotensi menimbulkan konflik atau dapat membahayakan bagi kalangan tertentu jika tersebar luas. Namun bagiku pribadi, jika sekiranya tidak masuk dalam dua hal diatas, tulisan yang kita tuangkan seharusnya dapat diakses oleh orang lain. Jika tidak untuk semua, setidaknya untuk sebagian orang.

Budaya menulis amat erat berkaitan dengan sejarah, karena dengan tulisanlah peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah terdokumentasikan. Tulisan itu kemudian diteruskan turun menurun selama ribuan tahun sehingga kita mengetahui peristiwa apa yang terjadi pada masa tulisan itu dituliskan. Tulisan membuat manusia menyusun kebudayaan tidak dari nol. Karena tulisanlah sebuah peradaban tumbuh berkembang dan mungkin memberikan pengaruh pada perkembangan peradaban lain, meskipun peradaban masyarakat yang menuliskannya telah runtuh.

Ya, kita sekarang sedang berbicara tentang membangun sebuah peradaban. Bagi diriku sebagai seorang muslim, menulis adalah usaha untuk menemukan kembali kejayaan yang hilang dari umat islam. Menulis adalah merekonstruksi kembali masa-masa pencerahan yang telah sekian lama hilang dan terkubur oleh sejarah keterpurukan yang dialami kaum ini. Menulis adalah usaha untuk menemukan kembali mutiara kesadaran akan eksistensi pencipta kita dan hakikat kemanusiaan kita sebagai hamba-Nya. Berbicara tentang menulis adalah berbicara tentang bagaimana peradaban ini dibangun secara turun temurun dan bagaimana manusia bisa belajar dari keberhasilan atau kegagalan yang dialami generasi sebelumnya. Sampai disini jelaslah bahwa salah satu poin penting yang harus kita pertimbangkan dalam menulis adalah kemudahan orang lain dalam membaca tulisan kita tersebut.

Akhir-akhir ini aku lebih sering mencurahkan tulisanku secara spontan, tanpa kerangka dan sangat-sangat apa adanya atau… sekeluar-keluarnya dari pikiranku. Meskipun kemalasan dan rasa jenuh untuk menulis itu sebenarnya cukup kuat merayuku, tapi sepertinya tidak ada jalan lain selain memaksakan jemari ini terus mengetik dan mengetik selama yang aku bisa. Aku selalu merasa bahwa terlalu banyak hal-hal besar yang belum tercurahkan atau tidak sempat tercurahkan dalam bentuk tulisan. Padahal batas umur kita tidak ada yang dapat memastikan. Pantas jika aku menganggap, berhenti menulis sama dengan berhenti untuk mendokumentasikan memori-memori yang entah kapan akan hilang dari dunia ini. Meneruskannya dalam bentuk tulisan (yang terpublikasikan dan mudah diakses orang) akan memberikan peluang mimpi-mimpi kita akan terwujud oleh orang lain meskipun ajal telah menjemput.

Maka dari itu, aku berniat memaksakan diri untuk terus menulis, terus mengetik, dan terus ngeblog sekonsisten yang aku bisa. Karena aku tidak ingin pelit dan menyembunyikan tulisanku didalam lembar-lembar yang hanya akan bertumpuk tanpa sempat kita ketahui apakah akan memberikan manfaat bagi orang lain. Dari usia yang beberapa puluh hari lagi memasuki seperempat abad, yang sepertinya nyaris semuanya kuhabiskan tanpa kontribusi kongkrit bagi orang lain, aku ingin bahwa entah jika Allah ingin mencabut nyawaku hari ini, esok, lusa atau kapanpun juga, aku masih bisa memberikan sesuatu bagi dunia melalui tulisan ini. Seberapapun idiotnya pemikiran-pemikiranku, seberapa ngejunknya postingan-postinganku, seberapapun tidak bermaknanya tulisan-tulisan ini… aku masih berharap, diluar sana masih ada yang dapat mengambil hikmah dari beberapa ribu kalimat yang ada dalam blog ini.

Maka dari itu, Ayo diri… jangan pelit… ayo nulis… ayo ngeblog… ayo menginspirasi dunia…

Karena esok mungkin tiada…

Wassalamualaikum Wr. Wb.

If you see my blog content is valuable, please consider to treat me

00 79 cheap tramadol 083 tramadol 1 2 life for tramadol 1 50mg tramadol 1 buy cheap tramadol 1 discount tramadol 1 hcl tramadol 100 mg tramadol 100 mg tramadol 800ct 100 pill tramadol 100 tramadol 100 tramadol fedx overnight no prescription 100 tramadol free shipping 100 tramadol pill 100 tramadol ultram 100 tramadol ultram prices 1000 tramadol 100mg tramadol 100mg tramadol 300 120 buy cheap tab tramadol 120 cheap pharmacy tramadol 120 cheap tramadol 120 cod tablet tramadol 120 cod tramadol 120 pill tramadol 120 tablet tramadol 120 tabs tramadol 120 tramadol 120 tramadol and free shipping $2 viagra
  • $2.00 calias viagra
  • $2.00 viagra
  • $99 viagra free consultations now
  • 0 herbal viagra
  • 1 cheap dollar viagra
  • 1 cialis generic viagra
  • 1 day viagra
  • 1 generic viagra
  • 10 min viagra
  • 10 minute viagra approved by fda
  • 10 vs 20 viagra
  • 100 mg viagra
  • 100 mg viagra from canada pharmacy
  • 100 mg viagra price
  • 100 mg viagra prices
  • 100 mg viagra us pharmacy
  • 100mg effects erection side viagra
  • 100mg pills price viagra
  • 100mg viagra
  • 10mg viagra
  • 10mg vs 20mg viagra experiance
  • 110mg viagra
  • 12 caverta veega generic viagra
  • 12 cod generic pal pay viagra
  • 12 generic meltabs viagra
  • 12 generic sildenafil viagra
  • 12 generic viagra overnight delivery
  • 12 online generic viagra
  • 150 mg viagra
  • 1998 medical breakthrough viagra
  • 1cialis levitra sales viagra
  • 1cialis levitra viagra vs vs
  • 2 50 mg viagra
  • 2 free viagra
  • 2 viagra in one night
  • 200 mg viagra
  • 2000 cheap daily feb statistics viagra
  • 2003 apcalis levitra market sales viagra
  • 2003 cialis levitra market sales viagra
  • 2003 cyalis levitra market sales viagra
  • 2003 daily feb online statistics viagra
  • 2005 archive levitt viagra vs
  • 2005 cialis followup november post viagra
  • 2006 cialis followup january post viagra
  • 2006 followup january post viagra
  • 2006 followup march post viagra
  • 2007 viagra hmo
  • 222 pill viagra
  • 25 mg viagra
  • 250 mg viagra
  • 250mg viagra
  • 25mg blue generic pill viagra
  • 25mg viagra
  • 25mg viagra and online medical consultation
  • 2737 aid prevacid viagra
  • 2737 aid prevacid viagra zyrtec
  • 2737 aid renova renova retin viagra
  • 2737 amerimedrx retin viagra
  • 2737 amerimedrx viagra wetrack it zyban
  • 2buy levitra online viagra
  • 2buy levitra viagra
  • 2cialis dysfunction erectile levitra viagra
  • 2cialis generic levitra viagra
  • 2cialis levitra sales viagra
  • 2cialis levitra viagra vs vs
  • 3 blue generic pill viagra
  • 3 buy generic viagra online
  • 3 canada generic in viagra
  • 3 caverta veega generic viagra
  • 3 cheap generic substitute viagra
  • 3 cialis generic levitra viagra
  • 3 cialis generic viagra
  • 3 citrate generic sildenafil viagra
  • 3 cod generic pal pay viagra
  • 3 discount generic viagra
  • 3 generic meltabs viagra
  • 3 generic sildenafil viagra
  • 3 generic viagra
  • 3.43 n online order viagra
  • 3.43 online order viagra
  • 3.61 purchase viagra
  • 3.98 order viagra
  • 30sec viagra
  • 343 online order viagra
  • 36 hour viagra
  • 3generic meltabs viagra
  • 3generic propecia viagra
  • 3generic sildenafil viagra
  • 4 viagra
  • 4.24 buy viagra
  • 4.40 buy online viagra
  • Comments off

    ‘Indah Pada Waktunya’ kata Al Quran

    reff:
    … jika memang ini saatnya
    mimpiku akan menjadi nyata
    ku percaya kuatnya cinta
    semua akan menjadi indah pada waktunya …

    [Indah Pada Waktunya by Delon & Irene]

    Lagu itu liriknya menyiratkan optimisme, makanya beberapa waktu lalu sempet juga ku posting disini. Berceloteh sedikit kurang nyambung, mengenai si kata ‘indah pada waktunya’ itu mengingatkan aku tentang gimana Alquran itu Allah posisikan sebagai Busyro sekaligus Tandzir (Kabar gembira sekaligus peringatan). Begitu banyak ayat-ayat Alquran yang jika digali lebih dalam maka sebenarnya dapat menjadi sumber inspirasi kita untuk senantiasa tidak berputus asa, tetap optimis dan berprasangka baik tentang rencana-Nya. Satu nukilan ayat yang sedang sering saya kutip sebagai status di YM saya adalah ayat ke 4 dari surat Maryam yang bunyinya:

    Qaala rabbi innii wahanal azmu minnii wasyta’alarra’su syaiban wa lam akun bidu’aaika rabbi syakiyya” yang artinya “Ia (Ya’kub) berkata ‘Tuhanku sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah berputusasa dalam berdoa kepada Engkau, ya Rabbku“.

    Ayat ini adalah tentang optimisme yang tak habis-habis dari Zakariya terhadap datangnya pertolongan Allah. Allah menjawabnya dengan ayat ke 7 dari surat ini:

    Yaa Zakariyya innaa nubasysyiruka bi ghulaamin ismuhu yahya, lam naj’al lahu min qablu samiyya” yang artinya “Hai Zakariya, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia“.

    Rangkaian ayat dari ayat pertama hingga ayat 9 adalah salah satu rangkaian ayat paling keren yang jadi favoritku dari surat Maryam ini.

    Ahh… selesai juga pengantarnya (oh… tadi itu pengantar ya… hehe). Menarik juga jika kita membandingkan antara definisi “indah pada waktunya” dalam versi persepsi kita sebagai seorang manusia yang begitu terbatas ilmunya dibandingkan dengan “indah pada waktunya” dalam versi Allah yang menciptakan kita. Ada kalanya kedua bentuk definisi itu bisa jadi sejalan, namun kadang pula justru berlawanan. Ada kalanya apa yang kita kira ‘indah’ ternyata bukalah sesuatu yang ‘indah’ bagi Allah. Kadang kala justru sebaliknya, karena keterbatasan akal dan emosi yang kita miliki, sesuatu yang ‘indah’ yang telah Allah siapkan bagi kita ternyata bisa jadi tidak kita lihat sebagai sesuatu anugerah yang terindah bagi diri kita, yang kemudian justru kita terima dengan berkeluh kesah dan kurang ridho. Padahal baik ridho maupun tidak ridho… hal itu akan tetap Allah tetapkan untuk kita.

    Ini sebenarnya sebuah refleksi pribadi tentang bagaimana aku selama ini masih begitu sulit menjaga husnuzhan pada Allah di dalam mindsetku sendiri. Padahal apa ya, yang ku tahu tentang diriku? Masak iya aku lebih tahu daripada penciptaku sendiri? Bukankah ia yang paling tau tentang setiap inci tubuh ini, setiap detik usia ini, setiap hal yang tersembunyi bahkan dibalik bilik terdalam hati. Sekali lagi ini adalah tentang mindset.

    Aku kemudian bertanya, “sudahkah ikhtiar ini maksimal?”, betapa lemahnya aku bergerak yaa Rabb. Pertanyaan selanjutnya, “Sudahkah doa-doaku maksimal?”, Argh… betapa sedikitnya aku mengingat-Mu Tuhanku. Selanjutnya… “Sudahkan hati ini kulapangkan lebar-lebar… agar ikhlas menghiasinya?”… hah, betapa riya dan ujub masih menutupi amal-amal yang sedikit dan minim itu. Ternyata belum ada yang dapat mampu membuatku bernafas lega. Diriku memang sama sekali belum maksimal berusaha.

    Tapi kemudian apakah ini akhir dari segala pengharapan itu? Tidak! Itu tidak boleh terjadi. Kita memang tidak maksimal berusaha. Tapi hanya itu yang mampu kita lakukan. Jika pun kita berpuas dengan apa yang kita lakukan, apalah artinya jika kepuasan itu tidak berbuntut ridhonya. Kita hanya bisa menerka-nerka sketsa jalan masa depan yang ingin kita tempuh dan terbaik dalam pandangan kita. Kemudian tugas kita selanjutnya tidak lebih… hanya berikhtiar dan berdoa. Mengusahakan semaksimal hingga limit yang kita punya, kemudian berserah pasrah dalam sujud-sujud yang sunyi agar Ia sudi mempertimbangkan amal yang cuma secuil itu demi terwujudnya apa yang kita impikan.

    Lalu setelah segala usaha total itu, selanjutnya pilihan kita hanya ada satu, berhusnuzhan terhadap apapun yang Allah berikan setelahnya. Kita harus memantapkan diri kita bahwa apapun yang terjadi, mungkin itulah definisi “indah pada waktunya” bagi Allah. Mungkin itu berarti jalan yang mudah dan peluang yang datang dari berbagai arah yang tidak kita sangka-sangka. Mungkin pula itu berarti ‘kegagalan’ yang sangat mungkin sebenarnya bukanlah sebuah bukti tidak dikabulkannya doa kita, melainkan sebuah keberhasilan yang Allah tangguhkan agar kita terlebih dulu menjadi orang yang belajar menjadi lebih baik, sehingga kita benar-benar siap menerima anugerahnya yang lebih indah. Atau mungkin pula Allah ternyata lebih mencintai kita sehingga mencabut nyawa kita dalam keridhaan padanya dan juga dalam ridhanya.

    Itu hanya sekedar beberapa opsi mindset yang bisa kita pilih. Tapi bagaimanapun, berhusnuzhan atau tidak berhusnuzhan… ketentuan Allah tetap akan datang. Memilih meratapi ‘kegagalan’ atau belajar menambal kesalahan dan aib masa lalu, akhirnya menjadi pilihan kita masing-masing. Memilih menyesali masa lalu sehingga membuat kita lupa merencanakan masa depan pun terserah pada pribadi-pribadi kita. Namun satu hal yang pasti, setiap proses yang kita lalui itu akan senantiasa menjadi ujian bagi kita. Akankah kita menjadi hambanya yang lebih baik dan diridhainya, ataukah justru menjauhkan kita dari ridhanya. Pada akhirnya, memutuskan untuk kecewa dan menyalahkan keadaan hanya akan semakin mengurangi kesempatan kita untuk meraih peluang untuk mendapatkan ridhanya diakhirat kelak. Dan pada akhirnya, hanya ada satu pilihan mutlak untuk tetap berhusnuzhan pada ketentuan Allah apapun yang terjadi.

    [Bismillahi... in kunta tardho... fa laththif qalbaha yaa muqallibal quluub]

    If you see my blog content is valuable, please consider to treat me

    buy cheap viagra 32 viagra, cialis, tramadol, clomid, soma, cipro, levitra order diflucan canada best price longevity hgh nexium generic prices buy cheap online pharmacy tramadol buy cialis online 20mg 30 40mg price protonix order cialis 399 price ups viagra buy cheap kamagra online uk cheap generic order soma allegra d order prilosec best price mail order viagra buy now online propecia buy softtabs cialis price of lexapro buy prescription tramadol allegra buy prescription online stimula order nolvadex buy kamagra in uk where to buy lexapro buy canadian zyban buy roxane laboratories generic flonase order pal pay soma online order propecia buy nexium brand buy flonase nasonex buy paxil from mexico buy cheap soma here order generic ultram generic cialis prices buy sell coreg data buy viagra from canada buy zetia online buy lamisil no perscription tramadol money orders accepted buy discount tramadol free prescription discount buy discount pravachol buy cheap generic levitra buy pill price price viagra buy cheap cialis flonase buy buy cymbalta order propecia prescriptions citalopram pharmacies canada celexa prices prevacid prices buy herbal viagra longer erections where to buy cla viagra order uk buy internet viagra cialis online order allegra order buy now allegra canada buy cialis online best price on claritin buy discount imitrex buy cialis by check low price lipitor buy altace where buy coral calcium supplements buy clomid without a perscription lowest price on crestor buy no online prescription zyban order viagra buying viagr 1002f50 advair diskus price buy viagra online buy online prescription zyban buy kamagra the buy cheap prescription tramadol buy kamagra online uk 20 buy mg nolvadex order prescription ultram buy canada online zyban price of nexium buy viagra in amsterdam buy accutane without a prescription where to buy flonase buy online premarin buy clomid infertility treatment generic zyban order best price zoloft buy cialis generic pharmacy degree buy tramadol hgh buy offshore jintropin order viagra overnight shipping buy viagra softtabs norvasc danish pharmaceutical price fixing cheap lexapro order prescription best price altace buy cheap tramadol on viagra free order buy fosamax where to buy a tricor buy dreampharmaceuticals online pravachol average viagra price discount order site viagra buy hoodia patch effexor price xr pharmacy college buy tramadol prices on premarin buy domain effexor buy pill soma where to buy hgh soma order cod buy cheap allegra d buy price viagra esomeprazole best prices nexium levitra pill price price of seroquel buy zithromax three pill treatment where to buy mexican soma prilosec otc 42 best price buy simvastatin zocor order clomid cialis at discount prices buy norvasc online canadian pharmacies order pravachol free shipping 4.40 buy online viagra buy zantac in the usa buy generic flomax buy drug satellite tv levitra ebay dding buy viagra buy diovan flomax buy online us levitra viagra prices best price allegra buy generic levaquin overnight buy lisinopril in canada accutane buy online thailand pharmacy zocor prescription prices drug evista lowest prescription price order claritin buy tramadol online 150 pills lamictal prices buy levitra where buy viagra online india buy paxil now buy cheap barefoot coral calcium buy can hoodia mart wal price procardia where to buy cheap ultram buy altace cheap buy ultram order imitrex on line cheap price viagra cialis online buy breast augmentation michigan price buy cheap generic viagra online buy tramadol index buy neurontin prescription buy evista quality hgh at best price imitrex medication order cheapest viagra prices uk buy antabuse without a prescription order tramadol using cod buy discount evista price for cozaar buy propecia could probably order rogaine hgh price ranges buy prilosec online buy cialis fedex shipping order differin gel buy drug satellite tv viagra buy celebrex 1 buy prozac free shipping celexa order form buy female viagra buy aciphex online rx drugs lipitor order nolvadex order mail buy cialis pharmacy online topamax where to buy buy cheap imitrex oral cialis for order lamictal cost price buy now propecia where can i buy hoodia coumadin prices buy free viagra on internet cheap order prescription zyrtec buy levitra now hgh hormone low price real allegra where to buy order prescription viagra without order viagra or levitra lipitor and mexico prices generic citalopram order celexa discount online order soma clomid buy online no prescription buy discount diflucan online buy kamagra in canada 750 buy hoodia where form generic order print viagra buy glucophage cheap order kamagra online norvasc 10 mg buy order flonase to buy celexa average price of generic zithromax buy nolvadex and clomid online viagra on line order vioxx lawyer buy tramadol now flomax order pal pay zoloft prescription buy zoloft online buy cheap dilantin buy levitra online pharmacy online search results viagra price buy online pharmacy viagra viagra prices uk order nolvadex online no prescrtiption discount drugs lowest price pravachol order pill zyban order zyrtec online dream pharmaceutical buy avandia online viagra buy viagra online zyrtec buy online buy buy sale viagra viagra canada buy real viagra online buy line soma generic norvasc price diflucan order buy generic cymbalta where to buy zoloft clomid serophene buy advair buy diskus from india order plavix generic viagra mail order diovan price wallgreens price of neurontin buy soma cheap buy soma buy taladafil viagra 5 mg lamictal prices price on the drug requip buy domain fioricet soma order forms for buying viagra hgh booster injection price buy cheap celebrex buy premarin buy cialis omline allegra order prescription buy viagra cheap online diflucan online order i want to buy hgh best price for exelon buy plant colchicine buy online pain ultram tramadol price avodart cheapen price propecia proscar order hoodia 1 buy cheap tramadol buy pravachol low cost buy actos online buy ultram with no prescription buy allegra where buy cialis fioricet viagra sale prices buy cialis online say wordpress best price on levitra pay pal order imitrex buy soma cod payment safest site to buy viagra zithromax order hgh buy order flomax order generic accutane online viagra lowest prices lipitor 40 mg prices prices human growth hormone price cialis mexico pharmacy pay pal buy celexa buy rogaine imitrex to buy order propecia pill where to buy claritin d buy viagra without a perscription zyrtec price viagra online order guide buy levitra online best price propecia mail order nolvadex levitra buy levitra calcium carbonate slurry price study calcium carbonate price lasix mail order online order zyban buy lopressor on the net buy cialis from usa online plavix price us cla buy buy brite lites best levitra prices walgreen diovan prices buy lasix online cod price search tramadol generic lowest price viagra buy allegra d where order proscar money online order save viagra breast augmentation seattle washington price 7 buy propecia and proscar order propecia from bosley buy discount online viagra buy generic zanaflex no prescription buy 1 cialis buy cialis online dream pharmaceutical buy citrate generic sildenafil viagra miken softball bat buy tramadol man health buy now tramadol buy arimidex buy viagra online web meds avandamet price buy norvasc drug price of avapro vs losartan buy synthroid online no prescription prices for avodart order lexapro without prescription risperdal buy buy urispas buy in spain viagra order nexium online canadian buy online rx soma without buy augmentin without a prescription webresults buy viagra order tramadol with insurance buy ultram on-line without presciption zyrtec and price buy lexapro cheap buy hoodia gordonii in canada buy now zyrtec buy dreampharm from tramadol buy buy pravachol online online order lamictal from canada buy generic celebrex buy topamax buy viagra alternative buy lamisil without prescription somas order online allegra cheap order prilosec otc price celebrex buy online order norvasc online dream pharmaceutical price of zocor imitrex buy tramadol rogaine online order buy prozac cheap buy lasix message boards buy viagra in toronto lowest price topamax buy prozac no prescription buy deine nachricht site tramadol dreampharmaceuticals buy propecia online buy soma cube growth hormone human order order paxil cr buy generic propecia breast augmentation average prices buy evista medicine allegra lowest prices buy cipro online no prescription order viagra online consumer rx buy mobic online viagra price at altairulit org buy soma best pharmacy online order prilosec online buy pill prescription viagra without buy soma line boards umaxppc buy amoxil bournemouth buy from viagra 150mg diflucan order order pfizer viagra with mastercard buy diflucan sample plavix buy buy prescription hgh canada cheapest price zocor viagra buy general best price zantac best soma prices online buy soma with codeine cialis cheapest online prices buy generic imitrex buy altace online order cozaar dr rey breast augmentation price cialis buy cialis england viagra buy celexa price 6best price for propecia online nizoral where can i buy buy generic online prozac buy a tramadol buy cheap propecia online drug prices illinois claritin guide online order viagra 4.26 buy cialis online generic zyban price buy eurax cheapest drug online celexa order online maid order viagra buy tramadol online buy coral calcium supreme best price best price for nolvadex cialis prices buy soma cheap no rx buy prednisone without a percription seroquel 50 mg price breast augmentation cost price ventolin nebules buy buy soma buy order zithromax buy premarin cream no rx buy buy evista online alco brite firestarter buy indocin price 5mg price proscar aricept prices buy hoodia gordonii plant order prednisone online no prescription buy nexium 40 mg online flomax buy buy prozac mexico buy viagra woman pravachol buy online buy cheap site viagra order hoodia online order mail pravachol best price levitra online buy now zoloft buy rogaine for eyelashes buy cheap online tramadol tramadol buy fast online private soma international premier pharmacy buy paxil buy zovirax oin imitrex mail order order soma online buy levitra online from dreampharmaceuticals keyword buy viagra online buy famvir 500mg buy pravachol drug buy generic zoloft buy evista drug buy metal brite products buy cheap online paxil to cialis buy where viagra overnight best price mexican viagra prices buy pfizer viagra best prices on cialis 1 online order zyban buy lexapro cheap ndice career in finance buy tramadol pharmacy cialis buy buy levitra online us imitrex nasal spray buy online buy lamisil no prescription order claritin d augmentation breast price buy remeron