Layanan Web 2.0 yang Makin Meriah
Permalink Comments off
Permalink Comments off

Browser sebelah akan mengadakan Gathering di Citos pada Juli nanti. Pecinta browser Mozilla Firefox ternyata tidak mau ketinggalan merayakan rilis terbaru Firefox 3 ini dengan event bertajuk “Launching Party Firefox 3″.
Ajang kopi darat Firefoxers ini menurut rencana akan berlangsung di Starbucks Senayan City, Jakarta pada Senin, 30 Juni 2008. Pas akhir bulan, berarti ada yang dompetnya udah tebel, ada juga yang dompetnya pas lagi tipis. Jadi yang dompetnya lagi tipis, berharaplah mendapatkan subsidi silang BLT dari peserta yang hadir.
Jika memang berniat mo hadir, silahkan konfirmasi di MozillaParty.Com
Permalink Comments off

Molor satu hari dari jadwal semula tanggal 17 Juni, hari ini Mozilla akhirnya merilis browser terbarunya, Mozilla Firefox 3. Hari ini cukup bersejarah karena komunitas pecinta browser rubah api ini menjadikannya sebagai Firefox Download Day untuk memecahkan rekor Guinnes World Record. Sampai saat ini, dari pantauan saya tercatat 7 juta 400 ribu sekian. Negara pendownload terbanyak masihlah Amerika Serikat dengan nilai mencapai dua jutaan download, sedangkan Indonesia walaupun tidak termasuk yang paling sedikit, tapi hanya menyumbang dua puluh ribuan suara. Dan kemungkinan juga tidak akan terjadi penambahan yang signifikan untuk Indonesia karena sekarang sudah larut malam.
Saya sendiri mendownload Firefox 3 sebanyak 3 x.
. Kenapa 3? Ya karena ada tiga operating system di kantor, yaitu Windows, Mac dan Linux. Paling tidak nilai 3 saya ini mewakili satu kantor saya :lol:.
Setelah download, tentu langsung diinstall. Tapi memang tidak begitu kaget karena sebelumnya sudah mendownload yang versi release candidate. Secara tampilan dan fitur juga mirip. Firefox 3 ini diklaim telah melakukan 15.000 improvement. Apa saja itu? Kalau ditulis satu persatu, saya juga tidak tahu. Hanya improvisasi pada fitur-fitur utama saja yang tahu.
Nah, selain browser untuk komputer, Mozilla juga akan merilis browser untuk platform mobile nya. Agak ketinggalan cukup jauh memang jika dibandingkan dengan Opera ataupun IE yang sudah lebih dulu memiliki versi mobile nya. Namun, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Dan meskipun paling bongsor, kemungkinan browser baru Mozilla untuk perangkat bergerak ini juga akan memiliki fitur memukau yang membuat browser lain iri.

Browser Mozilla untuk perangkat bergerak ini menurut rencana akan dinamai “Fennec”. Kalau tidak salah, Fennec ini juga merupakan salah satu jenis rubah yang hidup di Afrika. Jadi ya memang sama dengan Firefox yang juga rubah.
Browser Fennec telah dikembangkan sejak akhir tahun lalu, katanya sih menggunakan codebase yang sama dengan Firefox 3.0 untuk komputer desktop. Paling tidak, browser ini akan mendukung perangkat yang platformnya Windows dan Linux. Setelah itu kemungkinan dikembangkan untuk versi lain seperti Symbian, iPhone dan Android.
Kapan Fennec ini akan segera release? Belum ada keterangan resmi. Yah, semoga saja Fennec Browser ini bisa segera dicicipi.
Permalink Comments off

Berikut email yang saya terima pada Friday the 13th kemarin dari spreadfirefox:
Download Day 2008
Don’t forget to be part of Firefox’s Download Day!
Mark your calendar, wrap a ribbon around your finger or write a little sticky yellow note. Download Day will start on June 17, 2008.
Pledge Map
Untunglah, Spreadfirefox mengingatkan saya kembali untuk mengikuti hajatan besar tingkat dunia ini. Tanggal 17 Juni 2008, menurut informasi dari spreadfirefox di atas, Mozilla Firefox 3 akan dirilis. Sesuatu yang besar terjadi pada browser populer ini. Tidak tanggung-tanggung karena akan ada pemecahan rekor dunia “Guinness World Record” untuk software yang paling banyak di download dalam 24 jam.
Semoga rekornya bisa terpecahkan, walaupun saya juga belum tahu software apa untuk saat ini yang rekor downloadnya tertinggi. Tapi untuk rekor mendatang ini, Mozilla Firefox harus mendapatkannya. Bolehlah browser terbanyak digunakan saat ini adalah internet explorer yang suck itu. Tapi banyak pengguna itu juga karena browser IE secara default terinstall ketika seseorang menggunakan sistem operasi Windows. Baik yang lisensinya original maupun GPL (Glodok Public License). Untuk itu, tugas kita adalah menyelamatkan anak cucu dan saudara kita dari belenggu Internet Explorer. Caranya, ya dengan menggunakan browser Mozilla Firefox untuk keperluan browsing di komputer. Sayang sekali, saat ini masih belum ada browser Mozilla Firefox versi Mobile. Untungnya masih terselematkan dengan adanya Opera Mobile dan Opera Mini. Seharusnya Mozilla Firefox juga segera mengeluarkan browser versi mobilenya.
Akhir kata, selamat merayakan Download Day 2008 dengan mendownload Firefox!
Permalink Comments off
IGOS Summit 2 baru saja kelar . Setelah selama dua hari digelar di JaCC Kebong Kacang, Jakarta (27-28/5). Acara ini merupakan deklarasi ulang atau mungkin lebih pasnya pemantapan kembali deklarasi IGOS Summit yang dulu pernah dikukuhkan oleh lima departemen. IGOS Summit yang pertama kurang mantap? Mungkin. Sekarang sudah ada 18 instansi yang ikut deklarasi kedua ini.
Tapi, apakah sudah mantap? Ya. Mereka telah mantap untuk mendeklarasikan IGOS Summit 2 dengan penggunaan sofware legal. Jadi, terserah apakah Open Source atau Proprietary, yang penting legal. Dua-duanya didukung pemerintah dan berharap bisa saling menjembatani, tidak perlu lagi ada pertentangan. Eh…tunggu-tunggu… ini acara “Be Legal Summit” apa IGOS Summit ya? Entahlah, seharusnya yang lebih tepat adalah “Be Legal Summit”. Karena kalau IGOS Summit, berarti mereka sudah mantap memilih Open Source.
“Mungkin, IGOS Summit 2 ini hanyalah sekedar seremonial saja,” kata Onno W. Purbo ketika sedang berbincang-bincang di acara IGOS Summit tersebut.
Mungkin ada benarnya juga yang dibilang pak Onno. Dan agar terlihat bahwa itu adalah acara untuk kalangan “Open Source”, maka acara-acara maupun peserta adalah dari kalangan komunitas Open Source. Menkominfo M.Nuh pada sambutannya juga memberikan ide untuk membuat duta besar atau ambassador Open Source. Pak Menteri ini memang rada nyentrik, dulu pas pesta blogger juga pernah menantang blogger untuk membuat semacam Mars Blogger dengan hadiah laptop. Saya sendiri tidak tahu kelanjutannya.

Ambassador agar lebih menarik biasanya adalah cewek yang muda, smart, cantik. Cari-cari-cari, akhirnya terpilihlah Betty Alisyahbana, mantan orang nomor satu di IBM yang sekarang memiliki portal QBHeadlines. Saya tahunya informasi ini dari feha. Pemilihan beliau sebagai duta besar Open Source saya kira juga cukup tepat. Mengingat jam terbangnya yang sudah cukup tinggi di industri TI dalam negeri dan membawa IBM menjadi salah satu perusahaan paling diidamkan banyak orang.
Seberapa jauh keefektifan duta besar ini? Saya belum tahu. Semoga saja bukan merupakan kelatahan dimana sekarang memang sedang musimnya duta besar. Segala sesuatu memakai duta besar.
Nah, sekarang sudah terlihat dengan jelas bahwa pemerintah “mendua”. Mendukung baik Open Source maupun Proprietary. Tapi, saat ini sepertinya masih kurang adil. Karena deklarasi yang ada baru IGOS (Indonesia Go Open SOurce!). Seharusnya kalau pemerintah memang mendua, maka jangan setengah-setengah. Pemerintah juga sebaiknya mendeklarasikan IGOP (Indonesia Go Proprietary!).
Dengan adanya IGOS dan IGOP, maka semakin terlihat bahwa pemerintah memang mendukung keduanya. Selain itu, jika ada IGOP, saya sangat yakin pemerintah akan mendapat dukungan yang sangat besar dari Microsoft. Vendor tersebut akan mau mengeluarkan “bantuan” yang cukup besar dengan dalih mencerdaskan kehidupan bangsa lewat teknologi.
Terutama adalah bantuan kepada sekolah-sekolah, sehingga ketika mereka sudah memasuki dunia kerja, maka akan terjadi ketergantungan terhadap produk yang proprietary. Ini tentu sangat menguntungkan bagi Microsoft dan perusahaan sejenisnya. Jadi, tidak masalah kalau mereka keluar uang duluan atau investasi dimana nanti pasti akan memetik hasilnya.
Pada acara IGOS SUMMIT 2 kemarin, kan juga sudah menetapkan duta besar baru untuk Open Source, yaitu ibu Betty. Maka agar program IGOP ini sukses dan menarik, perlu juga pemerintah mencari duta besar untuk Proprietary software.
Secara tidak sengaja, saya iseng-iseng main ke wikinya Cah Andong. Cukup surprise bahwa ternyata salah satu blogger kita ada yang sudah menjadi Ambassador Microsoft. Siapa lagi kalau bukan Alex. Sesuai dengan halaman “About Me” di blognya, Alex memang Microsoft Student Ambassador. Dulunya, dia adalah aktivis Linux di Jogjakarta. Bahkan sempat menjadi koordinator KSL di kampusnya. Tapi, idealis sekarang memang sudah gak penting lagi. Sehingga berganti “mahzab” merupakan hal yang wajar.
Microsoft, seperti yang kita tahu adalah perusahaan software terbesar di dunia yang berpaham proprietary. Jadi, Alex mungkin bisa masuk sebagai nominasi.
Tapi menurut Anda, apakah Alex tepat jadi ambassador Proprietary, ataukah ada calon lain?
Entah siapa yang akan jadi ambassador nantinya, karena IGOP baru sebatas wacana yang saya gulirkan. Belum tahu apakah ini akan berjalan atau tidak. Dan saya kira, ini cukup adil kan? Inisiatif yang adil bila pemerintah memang tidak mau memilih OPen Source sebagai pilihan utamanya.
Dan jika memang berjalan, saya yakin dukungannya akan sangat besar. Instansi pemerintah yang ikut mendeklarasikan saya kira tidak cuma 18 seperti di IGOS Summit 2, tapi mungkin sampai ratusan. Karena proyek-proyek TI yang menggunakan software proprietary biasanya sangat menggiurkan. Banyak uang yang mengalir. Tentu, ini akan menguntungkan dua belah pihak, kan?
Permalink Comments off
Akhir akhir ini, beberapa media IT dipenuhi oleh berita mengenai kedatangan Bill Gates ke Indonesia. Sayangnya, saya tidak mengikuti salah satu even penting tersebut. Akhirnya ya cukup puas baca baca di internet dan barusan lihat di TV One nya Bakrie.
Ada sesuatu yang menarik dari acara yang saya lihat tadi. disitu terlihat Bill Gates memberikan kuliah dengan mempresentasikan teknologi mengenai astronomi. Kelihatannya ‘wow’. Presenter acara juga terlihat kagum.
Saya jadi teringat ketika masa kuliah dulu. Bertemu aktivis linux Pak Rusmanto yang pimred infolinux itu. Dia memperlihatkan software yang bisa untuk mempelajari astronomi. Anaknya pun suka mempelajari itu. Selain astronomi, banyak lagi software untuk belajar sains.
Saya kurang tahu sudah sejak kapan software mengenai astronomi berjalan di windows. Tapi dengan Bill Gates yang secara langsung mengkuliahi, sepertinya masih teknologi baru.
Di windows boleh baru, tapi di Linux sudah lama banget. trus, apa ya teknologi yang baru dari windows? Grafisnya tetap mengikuti kecantikan Mac. Command Shellnya pasti lebih duluan Unix.
Ya, akhirnya ketemu juga. Strategi marketingnya yang baru.
#ditulis di bus blok m-senen mau ke BHI.
Permalink Comments off
Saat ini kita telah memasuki era tahun 2000an atau orang sering menyebut era millenium. Era sekarang juga ditandai dengan kemajuan teknologi tinggi di semua bidang. Internet sedikit demi sedikit telah membentuk budaya baru yang mengglobal.
Pertemanan antar daerah bahkan antar negara terasa sangat mudah, cepat dan murah. Borderless, tidak ada lagi jarak. Penetrasi komputer dan handphone menjadi simbol kemajuan. walaupun kenyataan di lapangan, masih banyak juga yang belum terjamah itu semua.
Orang menjadi sangat malas untuk berjalan. Sedikit dikit naik kendaraan, memang lebih cepat.
Bagaiamana dengan keadaan masa lalu? Tentu sangat kontras dengan kondisi masa kini. Tapi kondisi masa lalu itu masih samar bagi kita, karena memang kita tidak pernah berada di masa itu,terpaut sangat jauh.
Bagaiaman sebenarnya keadaan 100 tahun yang lalu saja masih samar samar dalam imajinasi kita, apalagi keadaan 12.000 tahun yang lalu atau 10.000 sebelum masehi (10.0000 BC). Tapi nyatanya saya sudah mengalaminya!
Loh, kok bisa?
(more…)
Permalink Comments off
Sampeyan memiliki duit yang banyaknya hingga meteran, gelondongan, milyaran, pokoknya banyak banget tentu akan membeli berbagai produk yang harganya premium. Beberapa blogger pun sudah dicap memiliki kekayaan melimpah, saya tidak perlu menyebutkan siapa blogger tersebut karena Anda pasti juga sudah tahu :D
Karena sudah dianggap seperti itu, maka sudah sepantasnyalah membuktikan dirinya dengan berbagai aksesori mewah agar semakin ‘narsis’ dan berkelas. Bukan cuman narsis dengan berfoto sok imut seperti yang sering dilakukan oleh kebanyakan blogger jelata itu :D
Permalink Comments off
Sampeyan memiliki duit yang banyaknya hingga meteran, gelondongan, milyaran, pokoknya banyak banget tentu akan membeli berbagai produk yang harganya premium. Beberapa blogger pun sudah dicap memiliki kekayaan melimpah, saya tidak perlu menyebutkan siapa blogger tersebut karena Anda pasti juga sudah tahu ![]()
Karena sudah dianggap seperti itu, maka sudah sepantasnyalah membuktikan dirinya dengan berbagai aksesori mewah agar semakin ‘narsis’ dan berkelas. Bukan cuman narsis dengan berfoto sok imut seperti yang sering dilakukan oleh kebanyakan blogger jelata itu ![]()
(more…)
Permalink Comments off


Baru-baru ini, blogosphere Indonesia rame dengan kehadiran layanan blog baru yang tentu saja gratis. Penyedia layanan tersebut adalah DagDigDug.Com dan BlogDetik.Com. Semua juga sudah pada tau dan banyak yang membahas, Dagdigdug adalah “mainan” baru dari Paman yang duitnya meteran itu (CMIIW). Dari namanya pun, semua juga sudah mengira kalau Blogdetik adalah “mainan” baru DetikCom.
Dua “mainan” yang memiliki layanan sama, munculnya juga bersamaan, tentu akan membuat pengguna bingung mau pilih yang mana. Baik Dagdigdug maupun Blogdetik menggunakan engine yang sama yaitu Wordpress Multi User. Dagdigdug dipelopori oleh dedengkot blogger Indonesia yang sudah sangat terkenal. Blogdetik dikelola oleh situs berita online terbesar di Indonesia.
Dua layanan blog tersebut juga berada di jalur utama akses internet dalam negeri, sehingga secara teori lebih cepat.
Kenapa kok bingung-bingung? Ya tinggal daftar aja dua-duanya. Minimal untuk mengklaim ID nya agar tidak keduluan diambil orang lain :D. Perkara mau diisi apa enggak? Nahh itu urusan belakangan. Karena dari pantauan saya, kebanyakan yang mendaftar juga orang yang sudah memiliki situs blog utama. Mungkin ada yang baru, tapi jumlahnya masih belum signifikan.
Padahal, target utama layanan blog tersebut tentunya adalah orang yang sebelumnya belum memiliki situs blog dan menggunakan layanannya agar bisa ngeblog.
Nama besar “wordpress.com” dan “blogspot” juga akan membuat pengguna yang baru ngeblog biasanya direkomendasikan untuk menuju ke arah itu.
Jika ingin tetap survive, harusnya dagdigdug dan blogdetik memiliki layanan yang unik atau berbeda dengan yang lain. Layanan yang mempermudah social networking tentunya juga akan semakin membuat pengguna menjadi betah.
Entahlah, tapi saya tentu berharap kedua layanan blog tersebut tetap bisa survive. Minimal menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Saya sendiri juga sudah daftar di kedua layanan blog tersebut. Sekedar daftar, masih belum ada ide nantinya mau dibikin blog seperti apa. Memiliki blog ini saja postingnya masih belang bentong.
Semoga target blogger satu juta seperti yang pernah dibilang pejabat negara pada saat Pesta Blogger 2007 lalu bisa terwujud, minimal mendekati. Bukan jumlah situs blognya, tapi jumlah bloggernya. Karena satu orang bisa memiliki lima blog. Seperti halnya satu orang bisa memiliki tiga nomor hape.
Kalau menurut prediksi Anda, bagaimana masa depan Dagdigdug dan Blogdetik?
Permalink Comments off
Menggunakan istilah populer “Tren Sesaat” ini bukan karena saya pendukung RS loh, tapi memang harus diakui bahwa RS ternyata telah berjasa kepada blogger dengan pemberian istilah tersebut. Pun, kalau melihat kenyataan, perkataan dia ada benarnya juga. Misalnya Friendster hanyalah tren sesaat, bagi saya ini benar karena saya hanya sebentar saja benar-benar sering mengakses FS. Sekarang udah sangat jarang sekali malahan. Menurut Black Claw di artikelku sebelumnya, “Frenster memang tren sesaat. Sekarang jamannya fesbuk.”. Benar juga ya…
Bubar bubar!!! Sudah jangan membahas RS lagi, biar dia bisa tidur tenang. Sekarang membahas yang lain saja. Ada yang berbeda pada dua artikelku sebelumnya (ini dan itu), yaitu saya posting sangat pendek dari biasanya yang panjang plus amburadul :D. Artikel puendek tersebut adalah ciri khas dari mikroblogging, seperti halnya yang ada di Jaiku, Twitter maupun Kronologger
(more…)
Permalink Comments off
Tidak tahu apakah ini bermula dari kesukaan para blogger yang nonton acara infotainment di tivi tivi atau mungkin faktor lain. Tapi blogger nggosip kelihatannya menjadi salah satu fenomena menarik akhir akhir ini. Hampir mirip dengan acara infotainment di tivi tivi, yang digosipkan oleh blogger juga seleb.
Tentunya bukan seleb atau artis yang biasa nongkrong di tivi, tapi seleb blog yang biasa nongkrong di depan komputer untuk ngeblog dan terkadang nongkrong ketika kopi darat. Ahhhh…ternyata blogger juga memiliki kebiasaan seperti ibu ibu arisan toh. Mungkin diantara ibu ibu arisan itu ada yang jadi blogger, atau mungkin juga punya suami atau anak yang akhirnya ketularan? May . ..
Permalink Comments off
Hahh…artikel di DetikInet tentang kebiasaan buruk sebelum tidur ini benar-benar menyindirku secara terang-terangan. Bagaimana tidak? Hampir tiap malam sebelum tidur saya selalu melakukan kebiasaan buruk ini, ehh termasuk kebiasaan buruk bukan ya? Tiap malam hampir selalu “bergumul” dengan yang namanya laptop. Terkadang ya sekadarblog untuk hiburan dengerin musik atau nonton film DVD yang dipinjami dari temenku, karena saya memang fakir miskin untuk urusan Tipi. Belum pernah memiliki atau membeli perangkat elektronik bernama televisi. dulu pernah sih pas masih punya komputer beli TV Tuner, tapi itu juga sebatas TV Tuner external Gadmei yang kualitas sinyal di monitor cukup jelek sehingga jarang ditonton.
Selain sekadar untuk entertain, tentunya digunakan untuk ngerjain tugas-tugas kantor yang melelahkan. Sebagai blogger (halahhh pedenya)…ngutak atik templet blog juga dan terkadang juga bikin draft untuk posting blog juga termasuk aktivitas wajib walaupun tidak tiap malam (dasar Blogger kurang kerjaan). Setelah merasa capek, akhirnya mematikan laptop, cuci muka cuci tangan cuci kaki gosok gigi mematikan lampu dan bersiap-siap untuk tidur. Hanya sampai disitu terus langsung tidur? Ternyata tidak!
(more…)
Permalink Comments off