Layanan Web 2.0 yang Makin Meriah
Permalink Comments off
Permalink Comments off
Jadi teringat, beberapa hari yang lalu Kyai Balibul pernah memberi fatwa via Jaiku yang bunyinya seperti ini:
Wes ah kerjo sik, jaiku, YM, blog, ngerusak gawean thok…kembali berikhtiar demi anak istri…
Kurang lebih dalam bahasa Indonesia artinya seperti ini, “Sudahlah ayo kerja dulu, jaiku, YM, blog, hanya merusak pekerjaan saja….Kembali berikhtiar demi anak istri.”
Mungkin ada benarnya juga jika beberapa media tersebut digunakan secara berlebihan. Sialnya, media tersebut bisa membuat orang keranjingan yang kalau keterusan bisa menjadi kecanduan akut menahun. Karena begitu kuatnya pengaruh zak adiktif di dalam media tersebut sehubungan dengan jaman Web 2.0 yang menghadirkan social networking lewat dunia maya.
Kecanduan blog, jaiku, YM dan sejenisnya yang berlebihan bisa menyebabkan suatu penyakit yang disebut “Mblebes“. Apa sebenarnya mblebes itu?
Permalink Comments off

Tadi pagi lagi asyiknya bobok dibangunin lady elen yang tiba-tiba nelpon dari Solokarta Hadiningrat, sedikit ngobrol tentang kesannya mengenai Solo. Habis itu tiduran lagi (pemalas), tiba-tiba hape berbunyi “thit thit tit tit” (maklum hape jadul). Kubaca SMSnya yang isinya begini:
NGORBIT MENITAN StarOne mulai 20 Nov 07! StarOne Lokal&SLJJ Rp 25/mnt. SMS ke StarOne Rp 25, SMS Matrix, Mentari, IM3 Rp. 100. Internet Rp75/mnt atau Rp 1/kb. Info 111
Tarif dasar telekomunikasi (telepon dan SMS) sudah bukan hal yang menarik lagi bagiku, walaupun dibanding operator CDMA FWA lainnya, StarOne tetep paling murah. Tapi yang menarik adalah tarif untuk internetan. Kenapa tertarik? Karena mayoritas pulsa juga habis untuk internetan :D, sehingga ketika sebelumnya dapet SMS juga dari StarOne pada program Ngorbit bulanan Nelpon Sesama StarOne Rp.25rb/bulan, tanggapanku biasa-biasa saja.
Sebelumnya, tarif internet dari StarOne Rp. 111/menit atau Rp. 3/kb, lumayan murah dan selalu kugunakan untuk sekedar cek email atau microblogging. Setelah dapat tarif baru, tentu lebih asik lagi untuk ngenet karena tarifnya yang lebih murah lagi. Tarif untuk volume based sama dengan selular Indosat 3G (Matrix, IM3, Mentari) yaitu Rp. 1/kb, tapi tarif untuk time based lebih murah lagi cuman Rp. 75/menit atau Rp. 4500/jam. Bandingkan dengan tarif operator lain, GSM rata-rata Rp. 10/kb, CDMA antara Rp. 3-5/kb. Dengan tarif Rp 1/kb, download 1 MB = Rp. 1.024, sedangkan tarif Rp. 10/kb, download 1 MB = Rp. 10.240. Perbedaan yang jauhhh….
Tarif Rp. 4500 per jam berarti juga sejajar dengan tarif warnet. Di Jakarta, rata-rata tarif warnet Rp. 5000/jam, bahkan di jaringan Multiplus Rp. 8000/jam. Tentunya kalau dengan tarif segitu, banyak orang yang lebih memilih ngenet sendiri di dalam kamar bisa sambil tiduran daripada harus ke warnet. Untuk itu, agar tetap survive, warnet harus bersaing dengan menurunkan harga dan menaikkan bandwitdh. Yaa,,,,misalnya Rp. 1.000/jam kemungkinan akan membuat warnet tetap rame lahh…Setuju???? ![]()
(more…)
Permalink Comments off